Langsung ke konten utama

3. Gitar Elektro-Akustik

 








Jenis-jenis gitar yang ketiga adalah gitar elektro-akustik. Gitar 'elektro-akustik' atau 'akustik-elektrik' adalah gitar akustik yang dapat Anda colokkan ke amplifier atau papan pencampuran. Jenis gitar ini terlihat hampir identik dengan gitar akustik normal selain dari dua fitur tambahannya, yakni gitar elektro-akustik memiliki jack tempat Anda dapat mencolokkannya, dan panel kontrol tempat Anda dapat menyesuaikan volume, EQ, memasukkan baterai, dan terkadang dilengkapi tuner bawaan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

4. Gitar Hollowbody & Semi-Hollow

Jenis-jenis gitar yang keempat adalah gitar hollowbody dan semi-hollow. Jenis gitar ini adalah gitar elektrik dengan bodi berlubang. Perbedaan antara hollowbody dan gitar semi hollow dapat dilihat pada rongga internal body gitar.

2. Gitar Akustik Senar Baja

  j enis-jenis gitar yang kedua adalah gitar akustik senar baja. Terdapat dua jenis gitar akustik, yakni klasik dan senar baja. Gitar klasik menggunakan senar nilon (seperti dijelaskan di atas) dan gitar senar baja menggunakan senar baja. Terdapat tiga tipe bodi utama untuk gitar akustik senar baja yaitu dreadnought, parlour, dan jumbo. Ada pula variasi dan bentuk lain di luar ketiganya, yakni gitar travel.

1. Gitar Klasik (Nylon String Acoustic)

  Jenis-jenis gitar yang pertama adalah gitar klasik. Gitar klasik juga dikenal sebagai gitar akustik senar nilon (Nylon String Acoustic) karena menggunakan senar nilon. Pada jenis gitar akustik, Anda tak perlu mencolokkannya menggunakan listrik untuk memainkannya.